Beranda / Berita / Ada Apa dengan CELIOS? Massa PerTasiB Desak Kejagung Bongkar Dugaan Aliran Dana Asing

Ada Apa dengan CELIOS? Massa PerTasiB Desak Kejagung Bongkar Dugaan Aliran Dana Asing

Aksi Massa Pertasib Soroti Celios

JAKARTA – Massa yang tergabung dalam Pemerhati Transparansi Bangsa (PerTasiB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, dan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kejaksaan Agung dan Polri untuk mengusut secara transparan dugaan aliran dana asing yang disebut mengalir kepada CELIOS (Center of Economic and Law Studies). Menurut mereka, setiap dugaan pendanaan asing yang masuk ke lembaga yang aktif memengaruhi opini publik harus mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Koordinator aksi, Muhammad, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan keberadaan CELIOS maupun organisasi masyarakat sipil lainnya selama seluruh aktivitas dan sumber pendanaannya dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak menolak keberadaan CELIOS sebagai lembaga kajian. Namun apabila terdapat dugaan aliran dana asing yang berpotensi memengaruhi kepentingan nasional, maka aparat wajib melakukan pendalaman dan memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat,” ujar Muhammad.

Menurutnya, isu pendanaan asing tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kepercayaan publik, stabilitas nasional, serta kedaulatan bangsa dalam menentukan arah kebijakan dan opini publik.

PerTasiB juga menyoroti belum adanya langkah hukum yang terlihat terkait isu tersebut. Mereka meminta Kejaksaan Agung dan Polri segera melakukan klarifikasi, verifikasi, maupun penyelidikan apabila ditemukan indikasi yang memenuhi unsur hukum.

“Kami meminta negara hadir untuk memastikan tidak ada kepentingan asing yang dapat memengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara melalui jalur pendanaan yang tidak transparan. Jika tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada publik. Jika ada pelanggaran, proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain meminta pengusutan dugaan aliran dana asing ke CELIOS, massa juga mendesak pemerintah memperkuat regulasi transparansi pendanaan organisasi non-pemerintah agar seluruh sumber dana dapat diawasi secara terbuka oleh masyarakat.

Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan. Di akhir kegiatan, massa menyerahkan pernyataan sikap kepada Kejaksaan Agung dan Polri sebagai bentuk komitmen mengawal isu transparansi pendanaan organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

TUNTUTAN PERTASIB :

1. Mendesak Kejaksaan Agung dan Polri mengusut tuntas dugaan aliran dana asing kepada CELIOS (Center of Economic and Law Studies).
2. Mendorong audit dan pemeriksaan transparansi sumber pendanaan organisasi yang menerima dana dari luar negeri.
3. Meminta pemerintah memperketat regulasi terkait keterbukaan pendanaan NGO dan lembaga kajian publik.
4. Menindak tegas setiap organisasi yang terbukti menyalahgunakan pendanaan asing untuk kepentingan yang bertentangan dengan hukum dan kepentingan nasional.
5. Mengajak masyarakat mengawal transparansi pendanaan lembaga yang berperan dalam pembentukan opini publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *